Beranda » Entrepreneur » Kerjasama, Kepercayaan, dan Keterbukaan

Kerjasama, Kepercayaan, dan Keterbukaan

Kesuksesan tidak selamanya prestasi individu, seringkali kenyataannya tidak demikian. Boleh jadi, kesuksesan Anda sangat bergantung kepada orang lain yang tak terhitung banyaknya, khususnya orang-orang yang mendukung Anda dalam pekerjaan sehari-hari. Keterampilan-keterampilan kepemimpinan yang baik bukanlah esensi dari setiap jalur karier. Para penyair dan pelukis tidak membutuhkan hal tersebut layaknya para pemimpin perusahaan, guru, atau aktivis. Namun demikian, mengetahui bagaimana cara orang lain agar dapat melihat dan berbagi visi dengan Anda akan membantu Anda mencapai visi tersebut.

Pastikan Anda menyatakan rasa penghargaan.Hal tersebut tidak akan membutuhkan banyak tenaga, tetapi boleh jadi sangat berarti bagi orang lain.

Hargailah apa yang dilakukan rekan-rekan Anda dalam hal pekerjaan. Tidak ada yang dapat menggantikan beberapa kata penghargaan yang diucapkan dengan tulus dan dipilih dengan baik, serta diungkapkan pada saat yang tepat. Kata-kata itu gratis, tetapi bernilai tinggi.

-Sam Walton, salah seorang pendiri Wal-Mart

MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN DAN KETERBUKAAN

Jujurlah kepada orang-orang yang bekerja untuk Anda. Biarkan pintu ruang dan pikiran Anda senantiasa terbuka, jalin komunikasi dengan rekan-rekan Anda, dan bersikaplah terbuka. Semua itu menandakan sikap menghormati, dan semua orang ingin dihormati. Jika Anda melakukan hal ini, mereka akan cenderung mendukung Anda melalui masa-masa senang maupun sulit.

Kewajiban terbesar seorang pemimpin adalah menciptakan kondisi di mana orang-orang yang dipimpinnya dapat menjadi kreatif, berani, manusiawi, kuat, di mana orang-orang dapat bertekad untuk melakukan hal-hal yang berguna dan signifikan, di mana orang-orang memiliki cita-cita untuk mengubah dunia. Di Hewlett-Packard, kami menyebut pola piker dan tingkah laku ini sebagai aturan-aturan garasi. Aturan-aturan tersebut adalah: keyakinan bahwa Anda dapat mengubah dunia, bekerja kapan saja, mengetahui kapan bekerja sendiri dan kapan bekerja sama; berbagai peralatan dan ide, serta percaya kepada rekan-rekan Anda. Tidak ada politik, tidak ada birokrasi: ini adalah hal-hal yang menggelikan di garasi. Pelanggan berarti sebuah pekerjaan yang diselesaikan dengan baik. Ide-ide radikal bukanlah ide-ide buruk. Temukan cara bekerja yang berbeda-beda. Berikan kontribusi setiap hari. Jika tak ada kontribusi, kita tidak bisa meninggalkan garasi. Yakinlah bahwa dengan bersama-sama, kita dapat melakukan apa pun. Ciptakanlah sesuatu.

-Carleton (Carly) Fiorina, Mantan CEO Hewlett-Packard

Ingatlah, rasa takut akan kegagalan adalah hal yang paling melumpuhkan dari semua emosi manusia. Rasa takut akan kegagalan menghalangi kita untuk mencoba, untuk berani, untuk sukses. Rasa ini harus dihadapi. Jangan tumbuhkan pepatah lama mengatakan, “Seandainya saya… coba tadi saya… mengapa tadi saya tidak…” Kegagalan bukanlah untuk ditakuti, tetapi untuk dihadapi, ditolak dan diatasi.

-Mark Shields, jurnalis dan komentator politik

Hidup tanpa rasa takut sangat berbeda dengan hidup tanpa pernah merasa takut. Bukan sesuatu yang buruk jika Anda sesekali merasa takut. Rasa takut adalah guru yang hebat. Yang tidak baik adalah hidup dalam rasa takut, membiarkan rasa takut mendikte pilihan-pilihan Anda, dan membiarkan rasa takut mendefinisikan siapa diri Anda. Hidup tanpa rasa takut berarti berdiri di atas rasa takut, mengambil ukurannya, dan menolak membiarkannya menjadi bentuk yang menentukan jalannya hidup Anda. Hidup tanpa rasa takut berarti mengamnbil risiko, berspekulasi, tidak bermain aman. Hal ini sama artinya dengan menolak untuk menerima kata “tidak” sebagai jawaban ketika Anda yakin bahwa jawaban tersebut seharusnya “ya”. Itu berarti menolak untuk milik sah Anda, apa yang menjadi milik Anda atas jerih payah dan usaha yang Anda lakukan.

-Michael Ignatieff, penulis dan sejarawan

kerjasama

Bukanlah orang yang mengkritik yang memberi arti, bukan pula seseorang yang menunjukkan bagaimana orang yang kuat tersandung, ataupun bagaimana seorang yang berbuat dapat melakukan dengan lebih baik. Penghargaan hanya layak dimiliki oleh seseorang yang sungguh-sungguh berada di arena; yang wajahnya dikotori debu, keringat dan darah; yang bertarung dengan gagah berani; yang membuat kekeliruan dan terus maju; yang mengetahui tentang antusiasme yang besar, ketaatan yang sungguh-sungguh, dan mengabdikan dirinya di jalan yang benar; yang berada dalam kondisi terbaik sehingga mengetahui arti kemenangan dari suatu pencapaian prestasi yang tinggi dan yang, pada kondisi terburuk, jika gagal, setidaknya gagal dalam perjuangan yang hebat; sehingga tempatnya tidak akan pernah bersama dengan jiwa-jiwa yang dingin dan kerdil, yang tidak mengetahui tentang kemenangan ataupun kekalahan.

-Theodore Roosevelt, Mantan Presiden Amerika Serikat

Karena itu, Anda sebaiknya tidak membuang-buang usia dua puluhan Anda yang penuh kreativitas dengan mencoba menghimdari rintangan-rintangan pribadi yang seharusnya Anda hadapi pada tahun-tahun usia remaja Anda. Inilah tahun-tahun Anda yang paling kreatif. Nantinya, Anda akan memiliki penilaian dan kebijakan yang lebih. Namun, ledakan-ledakan kreativitas Anda semacam arahan-arahan yang akan Anda ikuti dalam hidup; semacam inovasi-inovasi, ide-ide, keinginan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan tak sopan, itulah yang akan Anda sediakan pada usia dua puluhan.

-Ralph Nader, pengacara, aktivis dan politisi

Diambil dari Buku Success karya J.Pincott

Berita Lainnya

  • Tiga Hal untuk Jadi Pengusaha Sukses

    Tiga Hal untuk Jadi Pengusaha Sukses

    • Rabu, 13 Juni 2012

    Ayah saya sering berpesan kepada saya,”Asalkan kamu punya 3 hal ini, maka kamu akan sukses menjadi seorang pengusaha…”. Kata-kata itu sering diucapkan kepada saya, bahkan sejak saya masih mahasiswa. Nah, apakah ketiga hal itu? 1. Skill (Ketrampilan) Kenapa ayah saya tak menyebut kata ‘knowledge’ atau keilmuan? Karena arti skill jauh lebih dalam dari knowledge. Skill […]

    Selengkapnya »
  • good morning

    Motivasi Pagi

    • Minggu, 15 Januari 2012

    Sahabat Pintar, Semangat Pagi! Pagi hari adalah saat yang tepat untuk memompa semangat kita, baik dalam belajar, berkerja, maupun beraktivitas lainnya. Yuk simak kumpulan motivasi pagi ini: Motivasi : Melihat dan dekat org berhasil itu dapat menginspirasi kita. Tetapi akan lebih baik lagi jika kita dapat merasakan keberhasilan. Dimana untuk itu ternyata hanya dibutuhkan inisiatif […]

    Selengkapnya »
  • BERGABUNG LES BACA

    BERGABUNG LES BACA

    • Rabu, 14 Oktober 2020

    BERGABUNG LES BACA   Dek Ayesha baru saja bergabung untuk les baca di LKP KEMBAR. Dek Ayesha saat ini kelas TKB di TK Mutiara Hati. Karena sekolahnya belum masuk jadi Dek Ayesha mau belajar baca untuk mengisi waktu kosongnya. Semangat untuk belajarnya Dek Ayesha !!!     LKP Kembar Pusat Jln. Solo-Yogya KM 30 Jombor […]

    Selengkapnya »
  • Bersederhana Itu Kekayaan Yang Nyata

    Bersederhana Itu Kekayaan Yang Nyata

    • Minggu, 17 Juni 2012

    “Mereka yang bersifat kesederhanaan dalam semua hal tidak akan menjadi miskin… ” Jika perlu MARAH, marahlah..tetapi usah terlupa dengan perkataan SABAR . Jika perlu MENANGIS, menangislah. .tetapi usah terlupa dengan perkataan TENANG . Jika perlu PATUH, patuhlah..tetapi jangan sampai hilang KEMERDEKAAN . Jika mau MISKIN, miskinlah.. tetapi jangan terlalu miskin, nanti mudah menjadi KUFUR . […]

    Selengkapnya »
  • Dik Bintang Sudah Lancar Menulisnya

    Dik Bintang Sudah Lancar Menulisnya

    • Jumat, 22 Maret 2019

    Dik Bintang Sudah Lancar Menulisnya Awal les Dik Bintang belum lancar membaca dan menulisnya. Alhamdulillah sekarang Dik Bintang sudah level 6 membacanya dan sebentar lulus. Bahkan kemampuan membaca dan menulisnya sudah bagus loh Bun. Dan selalu mendapat nilai 100 saat belajar. Saat  belajar baca AHE di LKP KEMBAR, setiap siswa diharuskan belajar menulis juga. Jadi […]

    Selengkapnya »
  • Lintang, Kini Sudah Bisa Membaca Semenjak Les di Ahe Klaten!

    Lintang, Kini Sudah Bisa Membaca Semenjak Les di Ahe Klaten!

    • Sabtu, 15 Agustus 2015

    Lintang adalah sesosok anak laki-laki kecil yang tinggal di Jombor Ceper Klaten. Ketika pertama kali masuk les baca Ahe di LKP KEMBAR Jombor Ceper Klaten, Lintang sebenarnya sudah agak bisa sedikit membaca. Namun, masih belum lancar. Terkadang antara satu huruf dengan yang lain masih tertukar dan belum bisa huruf paten, seperti ban, man, dst. Setelah […]

    Selengkapnya »