Beranda » Buku » Di level Mana Kita Bermain?

Di level Mana Kita Bermain?

Bagaimana akhir kehidupan seseorang akan ditentukan seperti apa dia bermain hari ini. Kalau dia bermain seperti orang miskin maka akhir kehidupannya akan miskin meskipun hari ini dia berlimpah materi. Seseorang yang tampaknya biasa-biasa saja akan berakhir jadi orang kaya jika dia bermain seperti orang kaya. “It’s how you play,” kata Presiden IIBF, Ir.H. Heppy Trenggono, MKom, di depan 150 pengusaha di Jogjakarta, Sabtu siang. Besar kecilnya pendapatan seseorang di dalam hidup dan bisnisnya juga ditentukan bagaimana dia bermain. Karena ternyata , menurut Heppy rezeki itu memiliki 4 level atau tingkatan. Setiap levelnya memiliki kualifikasi tertentu baik jumlahnya maupun orang yang berhak utuk mendapatkannya.

pebisnis_muslim

Level 1, Rezeki makhluk. Ini adalah level terbawah dimana Allah SWT menjamin rezeki untuk setiap makhluknya. Bahkan ulat di lubang batupun ada rezekinya. Allah SWT memiliki cara sendiri untuk memberi rezeki kepada setiap mahluknya. “Cecak yang hanya bisa merayap dan tidak punya sayap tetapi dapat menangkap nyamuk yang bisa terbang,” kata Heppy memberi contoh.  Manusia, kata Heppy, yang tidak melakukan apa-apa dan hanya berdiam diri juga ada rezekinya. Tapi rezekinya adalah rezeki orang yang malas dan sama dengan rezeki makhluk.

Level 2, Rezeki Orang Yang Berusaha.  Orang yang berada pada level ini akan memperoleh seperti yang diusahakannya. Seseorang yang bekerja 8 jam sehari maka rezeki akan lebih banyak daripada mereka yang bekerja 4 jam. Seseorang yang berpendidikan tinggi rezekinya akan lebih baik dari mereka yang tidak berpendidikan atau pendidkannya lebih rendah. Orang mendapatkan rezekinya seperti yang dia usahakan. “99 persen manusia berada pada level ini, mendapatkan rezeki dengan cara mengandalkan kerja keras,” ungkap Heppy.  Orang yang berada pada level ini hidupnya sangat capek, bahkan banyak juga yang tidak memiliki kehidupan. Karena waktunya habis untuk bekerja keras sehingga tidak ada waktu lagi untuk bersosialisasi dengan tetangga dan orang-orang sekitarnya. Jika dia pebisnis kadang-kadang waktu untuk keluargapun ikut tersita karena dia sibuk dengan pekerjaannya.

Level 3. Rezeki Orang Yang Bersyukur.  Rezeki pada level ini diungkapkan Alqur’an untuk orang-orang yang mau menafkahkan hartanya.  Allah SWT akan membalas
dengan sepuluh kali lipat, bisa 700 kali lipat atau bahkan tidak terhingga.
Secara logika memang harta yang dikeluarkan itu akan mengurangi jumlahnya. Tetapi  ini bukan permainan logika, karena faktanya sepuluh orang terkaya di dunia adalah mereka yang memiliki giving yang luar biasa. “Semua bangsa dan agama di dunia percaya bahwa bersedekah itu tidak akan mengurangi harta tetapi semakin memperbanyak harta,” kata Heppy. Masalahnya, lanjut Heppy, sangat sedikit orang yang meyakini hal itu. Dari yang yakin itu hanya sedikit orang yang mau melakukannya.

Level 4, Rezeki Orang Yang Bertaqwa. Rezeki level ini adalah rezeki  yang terjadi pada orang yang hidupnya tidak pernah ada  rasa takut dan khawatir. Kedekatann ya dengan Allah SWT membuat masalahnya banyak yang ditake over. Rezeki orang yang berada pada level ini adalah rezeki yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka.  Orang yang berada pada level ini adalah orang yang hati, pikiran, ucapan dan tindakannya sangat terjaga. Hidup  sebagai hamba yang berjuang dengan harta dan jiwa. Rezekinya tidak ada lagi ukurannya karena sudah tidak terbatas lagi. “Orang yang berada pada level ini adalah orang yang sangat faham dan sudah menjalani pada level-level dibawahnya,” kata Heppy. Sayangnya, lanjut Heppy banyak orang merasa di level 4 tetapi sebenarnya di berada di level 1. Sudah pasti orang di level 4 ini bukan orang-orang yang kikir karena jika ia masih kikir berarti dia baru berada pada level 2. Dia juga bukan orang yang malas yang hanya berdoa dan meninggalkan ikhtiar tetapi seorang pekerja keras yang berprestasi.

“Mengapa banyak orang yang ada di IIBF dengan masalah yang melilitnya bertahun-tahun dapat keluar dan kembali memiliki bisnis dan kehidupan ? mereka  kita ajak untuk bisa bermain di level empat,” ungkap Heppy.   Disiplinnya menurut Heppy adalah disiplin Alqur’an dan Hadist. Maka jika berbisnis masih menggunakan transaksi dan uang riba sudah pasti tidak bisa masuk dalam kategori  ini.
Acara yang digelar oleh IIBF Wilayah DI Yogjakarta  adalah pengajian bisnis yang khusus menghadirkan  Presiden IIBF ke Jogjakarta.   Selain membincangkan
tentang organisasi  perjalanan ke Jogjakarta ini juga membicarakan tentang rencana membangun Pasar Indonesia sebagai gerakan Beli Indonesia. (AA )
oleh HEPPY TRENGGONO

Diambil dari milis: TDA Balikpapan

Berita Lainnya

  • Pentingnya Punya Sertifikat Komputer

    Pentingnya Punya Sertifikat Komputer

    • Jumat, 11 Juni 2021

    Sahabat Pintar, tahukah kamu apa aja manfaatnya jika kamu memiliki sertifikat komputer? Berikut ini adalah manfaat yang kamu dapatkan jika kamu memiliki sertifikat komputer: Bisa untuk daftar CPNS Bisa untuk daftar Perangkat Desa Bisa untuk melamar kerja Sudahkah kamu memiliki sertifikat komputer? Jika belum, segera hubungi LKP KEMBAR ya! LKP Kembar Pusat Jln. Solo-Yogya KM 30 […]

    Selengkapnya »
  • KELAS BARU MATERI DESAIN

    KELAS BARU MATERI DESAIN

    • Sabtu, 20 Juni 2020

    KELAS BARU MATERI DESAIN New Normal sudah mulai berjalan. Saatnya mulai juga kursus komputernya. Pak Suparji baru saja bergabung di Kelas Desain LKP KEMBAR. Pak Suparji sudah bekerja di tempat sablon tapi sengaja ingin belajar desain agar bisa membuat desain sendiri. Meningkatkan skill desain untuk diaplikasikan ke pekerjaanya. Hebat ya Sahabat Pintar, meskipun sudah bekerja […]

    Selengkapnya »
  • Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Manfaatnya bagi Siswa SMK

    Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Manfaatnya bagi Siswa SMK

    • Minggu, 29 Maret 2026

    Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu program penting dalam pendidikan kejuruan, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung di dunia industri, sehingga mereka dapat memahami bagaimana teori diterapkan dalam praktik. Melalui PKL, siswa dapat merasakan pengalaman kerja yang sesungguhnya. Mereka belajar tentang budaya kerja, disiplin, dan […]

    Selengkapnya »
  • PENGALAMAN MAGANG ALUMNI DIGITAL MARKETING

    PENGALAMAN MAGANG ALUMNI DIGITAL MARKETING

    • Rabu, 3 Februari 2021

    PENGALAMAN MAGANG ALUMNI DIGITAL MARKETING   Kak Riyo adalah salah satu alumni Kursus Digital Marketing yang sudah menyelesaikan magang di Ar Royan Institute. Selama magang Kak Riyo banyak mempraktekkan ilmu yang sudah didapat selama kursus. Seperti pemaksimalan facebook dan desain. Selain itu Kak Riyo juga lulus Uji Kompetensi LSP Digital Marketing loh. Semoga ilmu dan […]

    Selengkapnya »
  • APA PENTINGNYA MENDAPAT SKOR TINGGI SAAT TES TOEFL?

    APA PENTINGNYA MENDAPAT SKOR TINGGI SAAT TES TOEFL?

    • Jumat, 3 Mei 2019

    APA PENTINGNYA MENDAPAT SKOR TINGGI SAAT TES TOEFL?   Kemampuan bahasa Inggris adalah salah satu aspek penting yang harus dimiliki setiap orang apalagi pelajar, mahasiswa bahkan karyawan. Karena itu saat ini banyak sekali orang yang berlomba – lomba mengikuti kursus bahasa inggris untuk meningkatkan kemampuannya. Salah satu cara untuk mengukur kemampuan bahasa inggris adalah melalui […]

    Selengkapnya »
  • WORKSHOP DESAIN BROSUR (BERSERTIFIKAT)

    WORKSHOP DESAIN BROSUR (BERSERTIFIKAT)

    • Kamis, 12 Desember 2019

    WORKSHOP DESAIN BROSUR (BERSERTIFIKAT)   Mau membuat brosur sendiri untuk usaha atau pekerjaan Anda ? Pengen bisa mendesain brosur sendiri tapi tidak tahu bagaimana caranya ? IKUTI !!! WORKSHOP DESAIN BROSUR (BERSERTIFIKAT) DI LKP KEMBAR Tidak perlu khawatir jika belum bisa desain karena akan diajari dari NOL.   Sabtu, 21 Desember 2019 Pukul 09:00 – […]

    Selengkapnya »