Beranda » Buku » Kepandaian yang Sia-Sia

Kepandaian yang Sia-Sia

Cerita ini sudah sering disebarkan, tapi menurut saya masih relevan untuk membuat kita sadar, bahwa kepintaran seharusnya bisa membuat seseorang lebih berarti.

Alkisah, ada seorang profesor pintar yang hendak pergi ke negeri seberang. Untuk itu, ia ikut sebuah kapal dengan layar besar. Sebagai orang yang terpandang karena kepintarannya, profesor ini mendapat tempat yang nyaman di dalam salah satu kamar terbaik di kapal tersebut. Selama ini, ia memang cukup disegani karena memiliki kepintaran di berbagai bidang ilmu. Baginya, tiada hari tanpa belajar dalam hidupnya.

Di tengah perjalanan yang cukup panjang, selepas makan malam, ia berkeliling di geladak kapal. Ia ingin tahu, ilmu apa yang dipakai para pekerja di kapal, sehingga selama ini mampu menjelajah ke banyak negeri.

Dengan niat tersebut, maka dicarinyalah orang yang dianggap senior di kapal tersebut. Ia lantas bertemu dengan seorang kelasi yang cukup berumur sedang istirahat.

“Wahai kelasi kapal, sudah berapa lama kamu bekerja di kapal ini?” tanya profesor menyapa ramah.

“Wah, seingat saya, sudah lebih dari 25 tahun saya mengabdi di kapal ini,” jawabnya.

“Berarti, kamu paham betul dengan segala seluk beluk di kapal ini ya? Tahukah kamu, kalau di bawah sana, di dasar laut, tersimpan berjuta kekayaan? Pasti kamu juga tahu, bahwa di bawah sana juga ada mineral laut dan minyak yang berguna untuk kehidupan?”

Si kelasi mengernyitkan dahi. “Ah… saya hanya kelasi kapal biasa. Yang saya tahu, di bawah itu hanya air dan ikan. Itu cukup bagi saya,” jawab kelasi sekenanya.

Profesor tak puas dengan jawaban tersebut. Maka, ia pun segera berlalu karena merasa tak mendapat ilmu yang dicarinya.

Hari berikutnya, ia berjalan di buritan kapal. Ia bertemu kembali dengan kelasi yang sama. Kali ini, ia bertanya hal yang lain lagi. “Hai kelasi. Kamu sudah sangat lama bekerja di sini. Pasti tahu soal perbintangan ya? Kamu pasti tahu ke mana arah kapal ini dari rasi-rasi bintang di atas sana?”

Sang kelasi kembali menjawab dengan sekenanya. “Prof, saya hanya kelasi biasa. Yang saya tahu, di atas sana memang banyak bintang. Tapi, kalau soal arah ke mana kapal ini, sudah ada kapten kapal yang jauh lebih paham daripada saya.”

Mendengar jawaban tersebut, profesor sangat kecewa. “Huh, aku di sini ikut berlayar ingin mencari ilmu baru. Tapi, ternyata, kelasi yang sudah lama pun tak punya ilmu apa-apa. Lantas, 25 tahun lebih masamu bekerja di sini untuk apa saja? Sungguh hidup yang sia-sia!” ketus sang profesor sembari meninggalkan kelasi yang keheranan atas sikap profesor.

Malam berikutnya, badai mengamuk hebat. Kapal bergoncang-goncang dahsyat. Ombak besar berkali-kali menghantam kapal sehingga akhirnya kapal itu oleng. Sang profesor ketakutan. Dalam keadaan darurat itu, ia kembali bertemu dengan si kelasi. “Prof, mengapa Anda sangat ketakutan? Ini hal yang biasa terjadi. Tenang saja!”

“Aku tak bisa berenang!” kalut si profesor.

“Wah… puluhan tahun Anda belajar, mengapa Anda tak tahu ilmu dasar di atas kapal? Anda belajar banyak, ilmu sangat kaya, tapi kalau di atas kapal, ilmu dasar seperti berenang itulah yang harusnya Anda miliki. Sungguh sia-sia semua ilmu yang Anda miliki saat ini!”

Pembaca yang Bijaksana,

Kisah tersebut setidaknya menggambarkan dua hal penting. Pertama, saat kita berilmu, jangan menjadi sombong. Jangan menganggap remeh orang lain. Sebab, bisa jadi, orang lain malah memiliki kelebihan yang tak kita punyai. Ingat, bahwa kita hidup saling melengkapi. Satu sama lain saling membutuhkan. Karena itu, jangan sampai kepintaran menjadi tak bermanfaat karena tertutupi kesombongan.

Kedua, jadikan ilmu sebagai bagian dari praktik kehidupan. Jangan sampai, kita belajar hanya sekadar mengajar status atau ijazah. Namun, jadilah manusia cerdas yang mampu menjadikan semua ilmu bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Mari, jangan sampai hidup kita sia-sia karena memiliki “kepandaian yang tidak berarti”. Jangan jadikan ilmu yang kita peroleh hanya berujung pada pengetahuan semata. Namun, maksimalkan ilmu dengan membuat banyak karya dengan tindakan nyata, agar kepandaian bisa membawa kebaikan dan keberkahan untuk sesama.

Sumber: www.andriewongso.com

Berita Lainnya

  • PENGUMUMAN PEMENANG KOMPETISI DESAIN ANAK

    PENGUMUMAN PEMENANG KOMPETISI DESAIN ANAK

    • Jumat, 30 Oktober 2020

    PENGUMUMAN PEMENANG KOMPETISI DESAIN ANAK   Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, LKP KEMBAR mengadakan Kompetisi Desain Anak. TEMA “Hari Sumpah Pemuda” Dan hari ini akan kami umumkan pemenangnya. Pemenang Kompetisi Desain Anak dengan Tema “Hari Sumpah Pemuda” adalah uraaura._ Selamat Dek Marhaenta, kamu berhak mendapatkan Sertifikat Juara dari @lkp_kembar dan Bingkisan Menarik dari @kembartoys.id […]

    Selengkapnya »
  • LES KOMPUTER ANAK-ANAK

    LES KOMPUTER ANAK-ANAK

    • Sabtu, 20 Februari 2021

    LES KOMPUTER ANAK-ANAK   Les komputer tidak hanya dibutuhkan oleh orang dewasa saja, anak-anak juga perlu lho bun belajar komputer. Di LKP Kembar anak-anak juga bisa belajar komputer, gak perlu khawatir karena materi yang diajarkan dari paling dasar. Jadi anak-anak tetap enjoy dan asik saat belajar komputer. Yuk gabung bareng mereka !!   LKP Kembar […]

    Selengkapnya »
  • Kursus Pemrograman HTML PHP CSS MySQL Pascal C++ Java

    Kursus Pemrograman HTML PHP CSS MySQL Pascal C++ Java

    • Jumat, 15 Agustus 2014

    pengen belajar pemrograman? tapi bingung di mana dan gimana? LKP KEMBAR membuka kursus Pemrograman HTML PHP CSS MySQL Pascal C++ Java untuk Anda yang ingin belajar pemrograman. Diajari dari NOL dan 1 orang bisa langsung mulai tunggu apalagi, segera hubungi: LKP KEMBAR JL. Solo-Yogya km.30 Jombor Ceper Klaten Telp (0272) 3154 777 www.rumahpintar-kembar.com www.facebook.com/LKPKembar www.twitter.com/lkp_kembar […]

    Selengkapnya »
  • PENGUMUMAN PEMENANG SPAM LIKE LKP KEMBAR JUNI 2018

    PENGUMUMAN PEMENANG SPAM LIKE LKP KEMBAR JUNI 2018

    • Senin, 2 Juli 2018

    PENGUMUMAN PEMENANG SPAM LIKE LKP KEMBAR JUNI 2018   Selamat Hari Senin Sahabat Pintar . . . Awal bulan Juli ini seperti biasa LKP KEMBAR akan mengumumkan Pemenang Spam Like Juni 2018. Siapa yang sudah terus – terusan ngelike postingan LKP KEMBAR??? Simak yuk mungkin kamu pemenangnya bulan ini. Pemenang Spam Like LKP KEMBAR bulan […]

    Selengkapnya »
  • Belajar Pemrograman Bersama Angry Bird

    Belajar Pemrograman Bersama Angry Bird

    • Minggu, 26 Januari 2014

    Siapa sih yang tak kenal Angry Bird? Sosok burung berwarna merah ini sangat populer baik di kalangan anak-anak maupun dewasa. Namun, siapa sangka, Angry Bird bisa membuat kalian paham dan bahkan menyukai pemrograman? Adalah situs www.code.org yang memuat beragam cara untuk belajar pemrograman, khususnya bagi pemula atau bahkan anak-anak. Jika kalian ingin mencoba belajar pemrograman […]

    Selengkapnya »
  • Senangnya Belajar Bersama Setelah Pulang Sekolah

    Senangnya Belajar Bersama Setelah Pulang Sekolah

    • Selasa, 7 Agustus 2018

    Senangnya Belajar Bersama Setelah Pulang Sekolah   Siapa bilang kalau Les setelah pulang sekolah itu capek dan ga seru. Azzam, Tirta dan Yaurel membuktikan nih, kalau mereka tetap semangat dan senang saat les langsung setelah pulang sekolah. Dengan begitu jika ada PR dari sekolah bisa langsung dikerjakan, jika ada kesulitan pelajaran bisa langsung ditanyakan ke […]

    Selengkapnya »