Beranda » Buku » Ingin Beruntung? Baca Dulu di Surat Al Mukminun

Ingin Beruntung? Baca Dulu di Surat Al Mukminun

Kalau tidak salah, beberapa waktu yang lalu ada penulis dan pebisnis terkenal berinisial BC menulis buku berjudul Science of Luck. Buku itu dapat diartikan ilmu-ilmu agar kita beruntung. Meskipun saya penggemar buku bisnis dan motivasi, namun saya kurang tertarik membelinya Kenapa? Salah satunya karena saya pernah tahu di AL QURAN memang ada ayat yang membahas itu, yakni Surat Al Mukminun:

Surah Al Mu’minun (Orang-orang mukmin)

Surah ke-23. 118 ayat. Makkiyyah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-11: Keberuntungan orang-orang mukmin, sifat-sifat yang menjadikan mereka beruntung dan masuk ke surga yang paling tinggi.

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (١) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ (٢) وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ (٣) وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ (٤)وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ (٥) إِلا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (٦) فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ (٧) وَالَّذِينَ هُمْ لأمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ (٨) وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ (٩) أُولَئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ (١٠) الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (١١

Terjemah Surat Al Mu’minun Ayat 1-11

1.[1]Sungguh beruntung[2] orang-orang yang beriman[3],

2. (yaitu) orang yang khusyu’[4] dalam shalatnya,

3. dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna[5],

4. dan orang yang menunaikan zakat[6],

5. dan orang yang memelihara kemaluannya[7],

6. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki[8]; maka sesungguhnya mereka tidak terceIa[9].

7. Tetapi barang siapa mencari di balik itu[10], maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas[11].

8. dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara[12] amanat-amanat[13] dan janjinya[14],

9. serta orang yang memelihara shalatnya[15].

10. Mereka itulah orang yang akan mewarisi,

11. (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus[16]. Mereka kekal di dalamnya[17].


[1] Ayat ini merupakan peninggian dari Allah terhadap hamba-hamba-Nya yang mukmin, menyebutkan keberuntungan dan kebahagiaan mereka, dan menyebutkan sesuatu yang dapat menyampaikan mereka kepada keberuntungan, sekaligus mendorong manusia agar memiliki sifat-sifat itu. Oleh karena itu, hendaknya seorang hamba menimbang dirinya dengan ayat ini dan setelahnya, di mana dengannya mereka dapat mengetahui sejauh mana keimanan mereka, bertambah atau kurang, banyak atau sedikit.

[2] Yakni berbahagia, sukses dan berhasil mendapatkan apa yang diinginkan.

[3] Kepada Allah dan Rasul-Nya.

[4] Khusyu’ artinya hadirnya hati dan diamnya anggota badan. Khusyu’ merupakan ruhnya shalat, semakin besar kekhusyu’an seseorang, maka semakin besar pahalanya.

[5] Yakni yang tidak ada kebaikan dan faedahnya. Jika perbuatan yang tidak berguna mereka jauhi, maka perbuatan yang haram lebih mereka jauhi lagi. Oleh karena itulah, apabila seseorang mampu mengendalikan anggota badan yang paling ringan digerakkan (lisan), maka sudah tentu dia dapat mengendalikan anggota badan yang lain, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Mu’adz bin Jabal, “Maukah kamu aku beritahukan penopang semua itu?” Mu’adz berkata, “Ya, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Jagalah ini.” Yakni lisanmu. Nah, orang-orang mukmin, karena sifat mereka yang terpuji, mereka jaga lisan mereka dari perkataan sia-sia dan hal-hal haram.

[6] Mereka berbuat ihsan dalam beribadah kepada Allah, yaitu dengan berbuat khusyu’ dan berbuat ihsan kepada manusia dengan membayar zakat.

[7] Dari yang haram, seperti zina, homoseksual, dsb. Menjaga kemaluan dapat menjadi sempurna ketika seseorang menjauhi semua yang dapat mendorong kepada zina, seperti memandang wanita, menyentuhnya, dsb.

[8] Maksudnya, budak-budak belian yang didapat dalam peperangan dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. Dalam peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan biasanya dibagi-bagikan kepada kaum muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan kebiasan ini bukanlah suatu yang diwajibkan. Imam boleh melarang kebiasaan ini. Kata-kata, “Hamba sahaya yang mereka miliki” menunjukkan, bahwa untuk halalnya budak wanita harus dimiliki semua jasadnya. Oleh karena itu, jika ia hanya memiliki sebagiannya, maka belum halal, karena budak itu miliknya dan milik yang lain. Sebagaimana tidak boleh dua orang laki-laki berserikat (bersama-sama) menikahi seorang wanita, maka tidak boleh pula dua orang majikan berserikat (bersama-sama) terhadap seorang budak wanita.

[9] Karena Allah telah menghalalkannya.

[10] Maksudnya, selain istri dan budak.

[11] Keumuman ayat ini menunjukkan haramnya nikah mut’ah, karena wanita itu bukan istrinya yang hakiki yang maksudnya adalah tetap langgeng.

[12] Mereka berusaha melaksanakan dan memenuhinya.

[13] Baik amanah yang di dalamnya terdapat hak Allah maupun yang di dalamnya terdapat hak manusia. Apa yang Allah wajibkan kepada hamba merupakan amanah, sehingga seorang hamba wajib melaksanakannya, seperti shalat lima waktu, zakat, puasa di bulan Ramadhan, dsb. Sedangkan amanah yang di sana terdapat hak manusia adalah apa yang dipercayakan atau dibebankan mereka kepada kita, seperti menjaga harta yang mereka titipkan, melaksanakan tugas yang dibebankan mereka, dsb.

[14] Baik antara mereka dengan Allah, maupun antara mereka dengan sesamanya.

[15] Yakni pada waktunya. Mereka pelihara pula syarat dan rukunnya, yang wajibnya dan melakukan adab-adabnya. Allah memuji mereka karena shalat mereka yang khusyu’ dan karena mereka menjaganya, dengan demikian shalat mereka menjadi sempurna, karena tidak mungkin shalat seseorang sempurna, jika selalu memeliharanya namun tidak khusyu’ atau khusyu’ dalam shalatnya namun tidak memeliharanya.

[16] Yaitu surga yang paling tinggi, tengahnya dan yang paling utama. Bisa juga tertuju kepada semua surga sehingga mengena kepada semua kaum mukmin sesuai derajat dan martabat mereka.

[17] Mereka tidak ingin pindah daripadanya karena di dalamnya kebutuhan mereka terpenuhi dan mendapatkan semua kesenangan.

Sumber: www.tafsir.web.id

Berita Lainnya

  • Liputan Workshop Toko Online & Kisah Sukses Bisnis Online

    Liputan Workshop Toko Online & Kisah Sukses Bisnis Online

    • Senin, 16 Juli 2012

    Workshop Toko Online Hari Minggu, 15 Juli 2012 di LKP KEMBAR Klaten diadakan Workshop Toko Online. Workshop yang diikuti oleh sembilan orang peserta itu dipandu oleh Muhammad Sholeh, seorang pebisnis online, pemilik www.flanelshop.com. Dalam workshop yang berdurasi selama dua setengah jam itu, M. Sholeh menyampaikan rangkaian materi tentang Pengenalan Toko Online, Proses Bisnis Dalam Toko […]

    Selengkapnya »
  • KELAS BARU DESAIN GRAFIS

    KELAS BARU DESAIN GRAFIS

    • Kamis, 7 Januari 2021

    KELAS BARU DESAIN GRAFIS Kelas baru untuk materi Desain Grafis baru saja dimulai nih. Dek Radityo dan Dek Muchlis menjadi peserta kelas desain kali ini. Dek Radityo masih kelas 9 SMP dan Dek Muchlis saat ini sedang dalam proses mengerjakan skripsi. Keduanya belajar desain karena ada ketertarikan dalam mendesain dan ingin belajar desain lebih banyak […]

    Selengkapnya »
  • CONV JINTO

    KELAS PRIVAT CONVERSATION

    • Senin, 15 Februari 2021

    KELAS PRIVAT CONVERSATION   Pak Jinto baru saja mulai belajar English Conversation di LKP KEMBAR. Pak Jinto bekerja di salah satu Kantor Urusan Agama di Klaten dan sengaja belajar conversation untuk memperlancar percakapan bahasa inggrisnya. Meskipun masih awal dan belajar dari dasar tapi Pak Jinto sangat semangat untuk belajar. Dan sengaja mengambil kelas privat agar […]

    Selengkapnya »
  • Meningkatkan Kemampuan Menulis Di LKP KEMBAR

    Meningkatkan Kemampuan Menulis Di LKP KEMBAR

    • Sabtu, 27 Januari 2018

    Meningkatkan Kemampuan Menulis Di LKP KEMBAR   Apa sih manfaat belajar AHE di LKP KEMBAR selain untuk meningkatkan kemampuan membaca ? Yang pasti kemampuan membaca pasti harus dibarengi dengan kemampuan menulisnya. Membaca dan menulis merupakan 1 paket yang harus dimiliki putra – putri Bunda agar bisa mengikuti pelajaran sekolahnya. Lancar membaca tidak dibarengi dengan kemampuan […]

    Selengkapnya »
  • 🚀 Antusiasme Pengenalan Dunia Coding Secara Seru & Interaktif! 💻✨di MI Roudlotuzzahidin Kunden Karanganom Klaten

    🚀 Antusiasme Pengenalan Dunia Coding Secara Seru & Interaktif! 💻✨di MI Roudlotuzzahidin Kunden Karanganom Klaten

    • Sabtu, 18 Juli 2026

    Antusiasme murid MI ROudlotuzzahidin Kunden Karanganom Klaten saat pertama kali menyaksikan dan merasakan pembelajaran dunia coding.Mereka mulai mengenal dunia pemrograman, melatih logika berpikir, kreativitas, problem solving. Ingin mengadakan pelatihan coding di sekolahmu ??hubungi mimin : 0895-1407-5000

    Selengkapnya »
  • 🧡 MONITORING & EVALUASI PROGRAM KEMITRAAN DARI KEMENDIKDASMEN DI LKP KEMBAR🧡

    🧡 MONITORING & EVALUASI PROGRAM KEMITRAAN DARI KEMENDIKDASMEN DI LKP KEMBAR🧡

    • Sabtu, 8 Agustus 2026

    Kualitas tidak hanya tentang bagaimana sebuah program dijalankan, tetapi juga bagaimana program tersebut terus dievaluasi dan dikembangkan. ✨ Pada Jumat, 7 Agustus 2026, LKP Kembar berkesempatan menerima kegiatan Monev (Monitoring dan Evaluasi) Program Kemitraan Kursus dan Pelatihan dari Kemendikdasmen. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Ibu Atik Riyanti dan Ibu Dyah Setyowati Sunarto sebagai bagian dari proses […]

    Selengkapnya »