Beranda » Buku » Fokus pada Value, Bukan Kekayaan

Fokus pada Value, Bukan Kekayaan

Dalam perjalanan bisnis saya, sedikitnya ada dua hal yang harus “diciptakan” oleh pengusaha. Pertama: laba. Ya, tidak ada gunanya berbisnis jika tidak menghasilkan laba. Kedua, value atau nilai tambah. Sederhananya: pengusaha itu harus bisa mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai, misalnya menjadi pupuk. Syukur bisa menjadi emas.

Banyak cara menciptakan value. Dari yang terukur seperti mengubah kain menjadi pakaian atau memperlancar distribusi barang, hingga yang tak terukur seperti memperpintar, membahagiakan orang lain, itu juga menciptakan value.

Nyaris tidak ada batas menciptakan value. Bisa saja mengubah singkong menjadi gethuk hingga menciptakan peranti lunak atau jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Menciptakan value itu batasnya langit. Maka, ruang gerak pengusaha itu amat luas. Luaaaassss.

Dengan dua hal tadi, menjadi pengusaha bukanlah tujuan jangka pendek. Ini perlu saya sampaikan karena tak sedikit yang ingin menjadi pengusaha karena ingin cepat kaya. Memang betul, menjadi pengusaha bisa saja cepat kaya. Tapi kalau tujuannya hanya cepat kaya, banyak jalannya: korupsi, jual narkoba, berjudi, merampok, atau mencuri. Tapi semua itu tidak menciptakan value. Sebaliknya, malah merusak.

Atau, kalau mau cepat kaya, jadilah rentenir. Ada value yang diciptakan oleh rentenir, yakni memberi kemudahan mendapatan pinjaman. Bahkan tanpa syarat apapun. Tapi, fokus rentenir bukan pada value, melainkan pada laba. Rentenir mematok bunga pinjaman yang sangat mencekik, dan bisa saja mematikan peminjamnya.

Bisa dibilang, ingin cepat kaya itu cara pandang jangka pendek. Sebaliknya, menjadi pengusaha itu memerlukan cara pandang jangka panjang karena menciptakan value. Kalau mau jadi pengusaha, hindari buku-buku dan seminar-seminar yang menjanjikan cepat kaya. Mungkin saja bisa. Tapi itu menjebak kita untuk terbiasa berpikir jangka pendek. Padahal cara pandang pengusaha itu jangka panjang.

Menciptakan value itu butuh proses. Proses butuh waktu, kesabaran, modal, tim, manajemen dan lain sebaiknya. Jangka panjang. Tidak ada yang instan. Bahkan mau makan mie instan saja kita harus merebusnya terlebih dulu.

Fokuslah pada menciptakan value. Ubahlah sampah jadi pupuk. Singkong jadi gethuk. Syukur-syukur, sekali lagi, bisa jadi emas. Syukur-syukur lagi jika bisa menciptakan sesuatu yang sama sekali baru.

Jika berhasil menciptakan value, laba akan terbentuk. Efek sampingnya? Kekayaan menghampiri. 🙂

value

Ditulis oleh Nukman Luthfie

Berita Lainnya

  • PENGUMUMAN PEMENANG SPAM LIKE  LKP KEMBAR MARET 2018

    PENGUMUMAN PEMENANG SPAM LIKE LKP KEMBAR MARET 2018

    • Sabtu, 7 April 2018

    PENGUMUMAN PEMENANG SPAM LIKE LKP KEMBAR MARET 2018 Halooo Sahabat Pintar. Yuk segera kita umumkan Pemenang SPAM LIKE LKP Kembar Bulan Maret 2018. Pemenang Spam Like bulan Maret 2018 ini akan mendapatkan pulsa 10rb dari LKP Kembar. Dan Pemenang dari SPAM LIKE LKP Kembar Bulan Maret 2018 adalah @tennypurbasari Selamat untuk Pemenang SPAM LIKE LKP […]

    Selengkapnya »
  • problem solving

    Langkah-langkah Problem Solving

    • Minggu, 28 November 2010

    Jika di artikel sebelumnya kita membahas tentang bermacam-macam karakter yang ada di sekitar kita, dan salah satu karakter tersebut adalah Anak Pemecah Masalah. Kali ini kita akan membahas tentang apa sebenarnya pemecahan masalah itu? Pemecahan masalah adalah sebuah proses yang dapat dibagi menjadi empat langkah: 1. Memahami situasi saat ini 2. Mengidentifikasi akar penyebab masalah […]

    Selengkapnya »
  • Workshop Animasi Flash

    Workshop Animasi Flash

    • Jumat, 12 Juni 2015

    Sahabat Pintar, Ramadhan sudah di depan mata. Mari jadikan Ramadhan kita semakin produktif, baik dalam beribadah maupun dalam menuntut ilmu. Yuk mari kita isi waktu luang kita dengan mengikuti acara seru penuh ilmu dan kreativitas pada acara: Workshop Animasi Flash Materi: Pengenalan Flash Dasar2 Animasi Kreasi Animasi Sederhana Software yang digunakan: Adobe Flash (versi bebas, […]

    Selengkapnya »
  • Buat Suasana di Mobil Anda Menjadi BERBEDA

    Buat Suasana di Mobil Anda Menjadi BERBEDA

    • Selasa, 10 Maret 2015

    Anda sering badmood jika berada di dalam mobil? Kondisi jalanan yang macet, suasana yang tidak menyenangkan dan monoton seringkali menjadi pemicu badmood Anda. Namun, apa yang terjadi jika interior mobil Anda dirombak total sehingga nampak baru dan berbeda? Bayangkan kenyamanan dan dinamisnya suasana dalam mobil Anda jika dashboard Anda berbeda. Apa yang bisa dilakukan untuk […]

    Selengkapnya »
  • never too old to learn

    Nikmatilah Hari Ini

    • Senin, 21 November 2011

    Saat engkau menemui udara pagi ini cerah, langit hari ini biru indah, mengapa sibuk mencemaskan hujan yang tidak kunjung datang? Padahal, kalau saja engkau nikmati adanya tanpa kesah, pastilah engkau dapat mengerjakan begitu banyak kegiatan dengan penuh kegembiraan. Nikmatilah, jangan malah resah memikirkan hujan yang tidak kunjung tumpah. Jika engkau tidak menikmatinya, saat tiba masanya […]

    Selengkapnya »
  • BELAJAR BACA BERSAMA

    BELAJAR BACA BERSAMA

    • Jumat, 17 April 2020

    BELAJAR BACA BERSAMA Marcel dan Kenzie sedang belajar baca bersama di LKP KEMBAR. Kelas Baca Ahe di LKP KEMBAR 1 sesi pertemuan 2 siswa sehingga belajarnya tetap nyaman dan maksimal. Saat Dek Marcel sedang menulis maka giliran Dek Kenzie untuk baca sehingga belajarnya tetap sesuai dengan kemampuan siswanya masing – masing. Ayo jangan mau kalah […]

    Selengkapnya »