Beranda » Entrepreneur » 7 Kata Yang Disukai Pelanggan

7 Kata Yang Disukai Pelanggan

Ingat dan sapa nama pelanggan anda dengan baik, begitu kata banyak para pakar komunikasi pemasaran. Nama adalah kata yang selalu menyenangkan didengar oleh pelanggan anda.

Menurut anda, kata-kata apa yang disukai oleh pelanggan anda? Apakah “murah”? “Gratis”? Atau, “bonus”? Itu tidak salah. Kita semua menyukai barang murah, apalagi gratis. Itu kenapa banyak penjual menekankan kata-kata tersebut saat berhadapan dengan pelanggan.

Saya bukanlah ahli marketing. Bahkan saya juga bukan seorang pemasar atau penjual yang baik. Tujuh kata yang akan saya daftarkan berikut ini bukan untuk menunjukkan bahwa saya bermaksud menjadi seorang konsultan marketing. Melainkan karena saya, dan saya percaya kita semua, mempunyai pengalaman yang lebih dari cukup menjadi seorang pelanggan. Sebagai pelanggan kita tahu apa yang sebenarnya kita suka dengar dari para penjual karena itu bisa menyentuh hati kita. Dan, ujung-ujungnya bisa mentutup sebuah transaksi bukan?

1. Nama.

Ketika sedang bermain golf saya pernah membeli sebungkus bola golf bekas dari seorang ibu-ibu. Padahal waktu itu persediaan bola golf saya masih cukup. Teman bermain golf saya menduga saya membeli karena iba pada ibu-ibu itu. Saya membantah ucapan teman saya dan mengatakan bahwa saya membeli bola golf karena ibu-ibu penjual itu menyapa dan memanggil nama saya. Saya tersentuh karena nama saya disebut dengan cara yang baik. Benar apa kata Dale Carnegie, “Nothing is so sweet to a person than the sound of their own name”.

2. Terima kasih.

Rupanya ibu-ibu si penjual bola golf bekas itu tahu betul bagaimana menjadi seorang penjual yang baik. Setelah kami saling bertukar bola golf dan uang kembalian ia berulang kali mengucapkan “terima kasih” dengan sungguh-sungguh, seolah-olah baru saja menyelesaikan sebuah transaksi berharga yang menyelamatkan usahanya hari itu. Saya merasa tersanjung dan merasakan ada makna lain di balik jual beli sederhana ini. Mungkin saya berlebihan, tapi setiap pembeli senang mendengarkan kata “terima kasih” yang diucapkan secara tulus. Ini adalah dasar dari semua sopan santun di seluruh dunia.

3. Sapaan.

Tapi pembelian bola golf itu tidak akan terjadi seandainya ibu-ibu penjual bola golf itu tidak menyapa saya, “Selamat pagi Pak Leo.” Meski penjual dan pembeli mungkin sudah saling mengenal dengan baik, menyapa adalah kunci pembuka segala pintu hubungan. Bahkan ketika memasuki sebuah mall dan mendengar sapaan hangat dari seorang security yang jelas-jelas saya tidak kenal dan tidak tahu namanya membuat saya seakan memasuki rumah sendiri. “Selamat pagi”, “selamat siang”, “apa kabar? “, “senang sekali bisa bertemu anda lagi.”

4. Ya.

Saya pernah berceloteh panjang lebar pada seorang salesman untuk menjelaskan apa yang menjadi pesanan saya. Beberapa kali ia menyela dan itu membuat saya cukup kesal. Saya berharap ia mendengarkan dengan baik. Namun di lain kesempatan saya pernah bertemu dengan seseorang yang diam saja ketika saya menjelaskan pesanan saya. Saat itu saya ingin ia berkata “ya”, “ya” dan “ya” sebagai tanda bahwa ia sedang menyimak dan berusaha memahami ucapan saya.

5. Bisa.

“Bisa!” adalah salah satu kata sakti yang selalu menyenangkan didengar. Itu berarti pesanan kita sebagai pembeli dapat dipenuhi dan dipuaskan. Ucapan “bisa” tidak lahir begitu saja. Ia berasal dari sebuah “can do spirit”, dan antusiasme untuk memberikan pelayanan bagi setiap pelanggan.

6. Saya akan usahakan.

Adakalanya anda tidak yakin dapat memenuhi semua pesanan pelanggan. Kata “bisa”-pun harus berhadapan dengan kenyataan yang berbeda. Dalam hal ini, saya sebagai pelanggan bisa memahaminya asal mendapat penjelasan yang memadai dan masuk akal. Namun semua rencana kekecewaan itu dapat terobati dengan semangat bertindak tak kenal menyerah. “Saya akan usahakan” adalah kata yang selalu mengobati ketika kita tahu ada hal-hal mungkin menghambat pemenuhan pesanan kita.

7. Anda benar.

Sebagai pelanggan saya ingin di tempatkan di atas angin. Saya tidak ingin berdebat dengan para penjual. Alih-alih beradu argumen, saya ingin mendengar para penjual itu berkata, “anda benar”. Oh ya, saya tahu pikiran anda, sebenarnya saya keliru. Namun saya ingin dibenarkan. Alasannya sederhana saja: saya adalah pelanggan anda. Oleh karena itu para penjual harus mampu menemukan frasa-frasa kreatif untuk memenangkan pelanggan. Karena anda memenangkan pelanggan, anda bisa memenangkan transaksi.

Tentu bukan hanya sekedar kata-kata. Kata-kata hanya sebagian dari sebuah proses komunikasi antar manusia yang rumit. Justru yang lebih berperan adalah komunikasi non-verbal, seperti isyarat, gerak-gerik, tatapan mata dan bahasa tubuh lainnya. Oleh karena itu kata-kata perlu diucapkan dengan sungguh-sungguh dan tulus. Di situlah kata-kata akan menemukan kekuatannya dan tidak lagi menjadi sebuah klise.

Sumber: Wirausaha Indonesia

Berita Lainnya

  • PERHATIAN! Nomor WA/SMS/Telp LKP Kembar Ganti

    PERHATIAN! Nomor WA/SMS/Telp LKP Kembar Ganti

    • Selasa, 18 April 2017

    Sahabat Pintar, karena satu dan lain hal, kami selaku perwakilan dari LKP Kembar mengumumkan bahwa nomor whats app/sms/telepon LKP Kembar yang semula 0851-0815-4777 sekarang ganti menjadi 0858-7778-5500. Demikian harap menjadi perhatian bersama. Sehingga nomor lama sudah tidak bisa dihubungi. Jadi nomor yang dapat dihubungi adalah: 0858-7778-5500.

    Selengkapnya »
  • Sholatlah Tepat Waktu

    Sholatlah Tepat Waktu

    • Jumat, 11 Mei 2012

    Bismillah, Sayang banget ini klo hanya saya sendiri yg membacanya. Semoga setelah dari membacanya, kita bisa mulai memperbaiki dan memanfaat waktu ibadah kita sebaik mungkin. Ada artikel yg berisi dialog seseorang yang sedang mengisi bensin di suatu SPBU dengan seorang Satpam disitu. Pak Haji : “Kerja disini digaji Pak?” Satpam : “iyaa dong Pak.” Pak […]

    Selengkapnya »
  • BELAJAR BERHITUNG BERSAMA

    BELAJAR BERHITUNG BERSAMA

    • Rabu, 16 September 2020

    BELAJAR BERHITUNG BERSAMA   Dek Mikha kelas 2 SD dan Dek Zakiya kelas 1 SD sedang belajar berhitung ASE bersama. Karena membacanya sudah lancar, Dek Mikha dan Dek Zakiya memilih untuk belajar berhitung. Karena selain membaca, kemampuan berhitung juga penting loh Bun. Mumpung masih kelas kecil nih, alangkah baiknya dimatangkan kemampuan dasar berhitungnya.     […]

    Selengkapnya »
  • Pemenang Kuis Berhadiah Tiket Seminar GRATIS “Raih OMSET JUTAAN dengan Jualan Lewat BBM”

    Pemenang Kuis Berhadiah Tiket Seminar GRATIS “Raih OMSET JUTAAN dengan Jualan Lewat BBM”

    • Sabtu, 16 Agustus 2014

    Beberapa waktu yang lalu, LKP KEMBAR mengadakan  Kuis Berhadiah Tiket Seminar GRATIS “Raih OMSET JUTAAN dengan Jualan Lewat BBM”. Dan pemenangnya adalah: didik nugroho ( Klaten )_083865989xxx ini adalah alasan mas Didik N. untuk ikut Seminar Raih OMSET JUTAAN dengan Jualan Lewat BBM : # saat ini trend teknologi semakin canggih, ada BBM, IPAD, Laptop, […]

    Selengkapnya »
  • Jual Stagen Lilit untuk Sehabis Melahirkan

    Jual Stagen Lilit untuk Sehabis Melahirkan

    • Selasa, 28 Agustus 2018

    Jual Stagen Lilit untuk Sehabis Melahirkan Stagen yaitu kain yang digunakan oleh ibu-ibu sehabis melahirkan dengan tujuan menjadikan perut ramping shabis melahirkan. Karena pasti bagi semua Ibu sehabis melahirkan salah satu hal yang ingin dikembalikan ke bentuk semula sehabis melahirkan adalah perut yang rata dan ramping. Nah, dengan stagen lilit yang didisain khusus untuk sehabis melahirkan […]

    Selengkapnya »
  • Pabrik Sprei Katun Jepang di Klaten

    Pabrik Sprei Katun Jepang di Klaten

    • Senin, 17 Desember 2018

    Pabrik Sprei Katun Jepang di Klaten Di www.spreijepang.com kami salah satu Pabrik Sprei Katun Jepang di Klaten berkualitas, motif keren dengan harga murah dan terjangkau. Semua Produk kami dibuat sesuai ukuran kasur namun kami menyediakan ready stock juga, kami menjual secara retail (ecer) dan grosir. Toko tersebut benar-benar memproduksi sprei katun jepang yang berbahan adem lembut, […]

    Selengkapnya »