Beranda » Buku » Hadapilah Cobaan dengan Tabah dan Tawakkal

Hadapilah Cobaan dengan Tabah dan Tawakkal

Katakanlah : Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah pelindung kami dan hanya kepada Allah, orang-orang yang beriman harus bertawakkal. (QS. At-Taubah; 51)

Dalam kehidupan ini, kita manusia tidak akan pernah lepas dari kesulitan-kesulitan hidup. Allah sendiri berfirman bahwa, Ia akan terus memberikan cobaan-cobaan sampai benar-benar hatinya yakin dan percaya akan kekuasaan Allah dan supaya keimanan mereka teruji, apakah mereka kuat menyeberang rintangan tersebut atau sebaliknya. Hal ini sudah menjadi ketetapan Allah SWT bagi hambanya. Allah sendiri juga berjanji bahwa mereka tidak akan diuji melewati batas kemampuannya sendiri.
Yang terpenting saat ini kita harus menyakini dan selalu bersikap optimis dalam menghadapi segala rintangan-Nya. Kita harus yakin bahwa Allah akan selalu bersama kita bahkan lebih dekat ketimbang urat nadi leher kita. Kita justru harus memperbanyak kualitas beribadah dan bersyukur kita ketika musibah dan rintangan tersebut terjadi pada diri kita karena dari rintangan tersebut kita akan mendapatkan manfaat dari sisi-Nya maka bertawakkallah kepada-Nya agar selalu diberi perlindungan.

Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa) : Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami ; ampunilah kami ; dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (al-Baqarah 286)

Sebagaimana ungkapan ayat di atas bahwa Allah tidak akan memberikan suatu cobaan di luar batas kemampuan manusia. Sejatinya, makhluk Allah di dunia ini akan selalu dibarengi dengan cobaan rintangan yang sesuai dengan kapasitasnya. Perlu digarisbawahi, di sini adalah ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dilakukannya. Artinya, ketika kita diberi suatu cobaan oleh Allah maka jalan yang akan di tempuh ada dua hal : yakni bisa membawa kepada kebaikan dan keburukan. Hal ini tergantung pada sikap kita terhadap cobaan yang menimpanya.
Ya Allah Untuk itu, bersikaplah dengan sikap yang baik karena sikap akan membawa kita pada jalan lurus kemudian akan membawanya pada kebahagiaan yang kekal kelak. Kita harus yakin bahwa cobaan yang kita terima tidak akan melebihi kadar kemampuannya melainkan sudah tertulis dalam kitab-Nya. Cobaan bukanlah tanpa tujuan dan bukan arah yang tidak jelas. Melainkan semata apakah kita mampu menepisnya dengan tepisan yang baik ataukah tidak.

Sumber: http://optimisme.weebly.com/

Berita Lainnya

  • BELAJAR MS WORD

    BELAJAR MS WORD

    • Sabtu, 16 Januari 2021

    BELAJAR MS WORD Dek Cahya memang masih kelas 6 SD tapi semangatnya untuk bisa lancar mengoperasikan Ms Office patut diacungi jempol loh. Meskipun masih SD tapi Dek Cahya sudah belajar Ms Word. Agar bisa lancar mengetik di komputer dan bisa mempermudahnya saat mengerjakan tugas-tugas dari sekolah. Jadi belajar Ms Office itu bukan hanya untuk yang […]

    Selengkapnya »
  • cup

    Kisah Cangkir yang Cantik

    • Sabtu, 10 September 2011

    Sepasang opa dan oma pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik “Lihat cangkir itu,” kata si oma kepada suaminya. “Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si opa. Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara […]

    Selengkapnya »
  • Seni Bertanya Efektif di Kelas

    Seni Bertanya Efektif di Kelas

    • Senin, 27 Februari 2012

    Albert Einstein pernah berujar, “Hal terpenting adalah tidak pernah berhenti berpikir”. Sontak saya jadi teringat satu kata, yaitu mengajar. Apa hubungan pernyataan Einstein dan mengajar? Anatole France (1859) seolah hendak menjawab pertanyaan saya, “The whole art of teaching is only the art of awakening the natural curiosity of young minds for the purpose of satisfying […]

    Selengkapnya »
  • Lowongan Kerja Marketing Freelance
  • businessperson-working

    Belajar dan Bekerja Bagi Seorang Muslim

    • Rabu, 4 Januari 2012

    Kehadiran manusia ke muka bumi membawa misi suci yaitu Khalifah Fil Ardh, sebuah misi yang menuntut untuk selalu aktif dan kreatif, untuk selalu mengambil karsa untuk berkarya. Jika seseorang selalu pasif maka dengan sendirinya sudah bertentangan dengan sunnatullahnya sebagai Wakil Allah, sebuah fungsi yang tidak bisa dipegang oleh yang lain,termasuk oleh malaikat. Namun dalam saat […]

    Selengkapnya »
  • Balinese Culture

    Preserving Balinese Culture Through Education

    • Senin, 9 Mei 2011

    Hi everyone, This is my another interview that has been published in Inspirational Woman Magazine. Now lets continue our interview with Wiwiek from Balinese Culture Creation ^__^ Tina: Please tell us about yourself and BC2 Wiwiek:I am an Udayana University graduate majoring in agricultural technology in 2000. In the graduation ceremony I got the additional […]

    Selengkapnya »