Rumah Pintar Kembar – Berawal dari Mimpi Sehabis Lulus Tak Ragu Berwirausaha

Setidaknya itulah judul artikel di bagian Silaturahmi Pengusaha di Majalah Embun dari Dompet Sosial Hidayah (DSH). Alhamdulillah, Rumah Pintar Kembar, atau yang sering disebut RPK diberi kesempatan untuk diwawancarai oleh tim DSH.

Rumah Pintar Kembar di Majalah Embun DSH

Dalam artikel tsb, dijelaskan awal mula pendirian RPK, yang tadinya belum punya murid dan baru ada seorang karyawan, hingga sekarang sudah memiliki ratusan murid dan didukung oleh dua orang karyawan.

Mungkin beberapa Sahabat Pintar bertanya-tanya, kenapa Rumah Pintar Kembar?
Asal-usul nama “Kembar” diambil dari kedua pendirinya yakni Tina Yuliani Ayuningsih dan Tika Yuliana Ayuningsih yang merupakan pasangan saudara kembar. Diharapkan dengan didirkannya Rumah Pintar Kembar ini dapat memberi manfaat kepada masyarakat luas baik dalam bidang pendidikan maupun IT, khususnya masyarakat kota Klaten.

Rumah Pintar Kembar di Majalah Embun DSH

Apa saja yang ada di Rumah Pintar Kembar?

Di Rumah Pintar Kembar terdapat jasa pembuatan website, kursus komputer, kursus bahasa inggris, taman bacaan, dan warnet. Dengan fokus utama di bidang pendidikan dan IT, Rumah Pintar Kembar berharap dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Klaten melalui pengadaan kursus komputer dan kursus bahasa inggris serta meningkatkan kemajuan usaha-usaha kecil dan menengah di Klaten melalui website yang dibuat oleh tim Rumah Pintar Kembar.
Bagaimanapun segala hal yang kita lakukan berasal dari kita sendiri, kita memiliki kebebasan untuk memilih, karena itu beranilah untuk bermimpi. Man Jadda wa Jadda. siapa bersungguh, insyaAllah pasti akan berhasil.

NB: dalam penulisan artikel di atas, tedapat kekeliruan, yang mengelola RPK adalah Tina Yuliani (Teknik Informatika ITB 2005) dan didukung oleh saudara kembarnya yakni Tika Yuliana (Teknik Kimia UGM 2005).

Suka dengan Artikel ini? Dapatkan Update Artikel Terbaru dari Rumah Pintar Kembar, Masukkan Alamat Email Anda. Data Anda Aman. Kami membenci SPAM, seperti juga Anda. :

Delivered by FeedBurner

4 Comments

  1. [...] Majalah Embun It is not the critic who counts; not the man who points out how the strong man stumbles, or where the doer of deeds could have done them better. The credit belongs to the man who is actually in the arena, whose face is marred by dust and sweat and blood, who strives valiantly; who errs and comes short again and again; because there is not effort without error and shortcomings; but who does actually strive to do the deed; who knows the great enthusiasm, the great devotion, who spends himself in a worthy cause, who at the best knows in the end the triumph of high achievement and who at the worst, if he fails, at least he fails while daring greatly. So that his place shall never be with those cold and timid souls who know neither victory nor defeat. (Theodore Roosevelt) [...]

Leave A Reply